<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Kebijakan Pendidikan, Sudahkah Menjawab Kesenjangan?</title>
	<atom:link href="http://www.diskusimdg.org/kebijakan-pendidikan-sudahkah-menjawab-kesenjangan.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.diskusimdg.org/kebijakan-pendidikan-sudahkah-menjawab-kesenjangan.html</link>
	<description>Indonesia Millenium Development Goals Blog - Diskusi, Forum, Obrolan</description>
	<pubDate>Thu, 09 Sep 2010 04:39:54 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: wedha</title>
		<link>http://www.diskusimdg.org/kebijakan-pendidikan-sudahkah-menjawab-kesenjangan.html/comment-page-1#comment-89</link>
		<dc:creator>wedha</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 10:39:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.diskusimdg.org/kebijakan-pendidikan-sudahkah-menjawab-kesenjangan.html#comment-89</guid>
		<description>padahal tahun ini anggaran pendidikan indonesia 20% dari total APBN. beberapa sumber mengatakan bahwa 90% alokasi pendidikan digunakan untuk gaji guru. baru sisanya untuk infrastruktur dan lain-lain. 
mengapa pendidikan dasar belum menjangkau semua anak? 
meskipun semua anak mendapat akses pendidikan dasar namun tanpa infrastrukstur seperti gedung, buku, seragam, laboratorium, jalan, dll anak-anak itu tetap tidak akan mendapat pendidikan yang berkualitas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>padahal tahun ini anggaran pendidikan indonesia 20% dari total APBN. beberapa sumber mengatakan bahwa 90% alokasi pendidikan digunakan untuk gaji guru. baru sisanya untuk infrastruktur dan lain-lain.<br />
mengapa pendidikan dasar belum menjangkau semua anak?<br />
meskipun semua anak mendapat akses pendidikan dasar namun tanpa infrastrukstur seperti gedung, buku, seragam, laboratorium, jalan, dll anak-anak itu tetap tidak akan mendapat pendidikan yang berkualitas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bangtaru</title>
		<link>http://www.diskusimdg.org/kebijakan-pendidikan-sudahkah-menjawab-kesenjangan.html/comment-page-1#comment-61</link>
		<dc:creator>Bangtaru</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 11:15:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.diskusimdg.org/kebijakan-pendidikan-sudahkah-menjawab-kesenjangan.html#comment-61</guid>
		<description>Selain akses pendidikan, mungkin juga system pendidikannya yang kurang mengakomodir link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Jadi perlu revolusi pendidikan gak?

salam,
taru</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Selain akses pendidikan, mungkin juga system pendidikannya yang kurang mengakomodir link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Jadi perlu revolusi pendidikan gak?</p>
<p>salam,<br />
taru</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ari Jusuf</title>
		<link>http://www.diskusimdg.org/kebijakan-pendidikan-sudahkah-menjawab-kesenjangan.html/comment-page-1#comment-49</link>
		<dc:creator>Ari Jusuf</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 11:56:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.diskusimdg.org/kebijakan-pendidikan-sudahkah-menjawab-kesenjangan.html#comment-49</guid>
		<description>"Laki atau perempuan sama saja..." kata banyak teman saya kalau ditanya maunya anak laki atau perempuan saat istrinya sedang hamil...

Mungkin itu karena takut ngeduluin Tuhan saat kita dalam posisi tawar lemah (takut janin kenapa-napa)...

Waktu udah dikasih anak sehat, mulai deh berhitung-hitung secara ekonomi untung-ruginya nyekolahin anak laki or permpuan..

Malah ada yang tidak terlalu peduli gender, tapi semua anaknya di-tes IQ, yang IQ-nya paling tinggi dia sekolahin setinggi-tingginya karena probabilitas lulusnya lebih tinggi, disekolahin ke luar negeri, dimodalin untuk bikin usaha, trus anak-anak lainnya yang dianggap "kurang unggul" dipersilakan untuk kerja di perusahaan si "anak unggul"....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Laki atau perempuan sama saja&#8230;&#8221; kata banyak teman saya kalau ditanya maunya anak laki atau perempuan saat istrinya sedang hamil&#8230;</p>
<p>Mungkin itu karena takut ngeduluin Tuhan saat kita dalam posisi tawar lemah (takut janin kenapa-napa)&#8230;</p>
<p>Waktu udah dikasih anak sehat, mulai deh berhitung-hitung secara ekonomi untung-ruginya nyekolahin anak laki or permpuan..</p>
<p>Malah ada yang tidak terlalu peduli gender, tapi semua anaknya di-tes IQ, yang IQ-nya paling tinggi dia sekolahin setinggi-tingginya karena probabilitas lulusnya lebih tinggi, disekolahin ke luar negeri, dimodalin untuk bikin usaha, trus anak-anak lainnya yang dianggap &#8220;kurang unggul&#8221; dipersilakan untuk kerja di perusahaan si &#8220;anak unggul&#8221;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: PendidikanKita.Com</title>
		<link>http://www.diskusimdg.org/kebijakan-pendidikan-sudahkah-menjawab-kesenjangan.html/comment-page-1#comment-26</link>
		<dc:creator>PendidikanKita.Com</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 16:24:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.diskusimdg.org/kebijakan-pendidikan-sudahkah-menjawab-kesenjangan.html#comment-26</guid>
		<description>Sangat mengkhawatirkan ketika sekolah tidak di utamakan, apa jadinya dunia tanpa pendidikan..kader-kader bangsa akan terhambat karna adanya kesenggangan..disinilah peranan pemerintah harus mulai aktif dan cekatan dalam menyikapi permasalahan ini,..mudah-mudahan kedepannya bisa berubah lebih baik lagi, dan dorongan orang tua dalam hal pendidikann anak lebih di utamakan.

Salam Sukses
&lt;a href="http://pendidikankita.com/?content=article_detail&#38;idb=86" rel="nofollow"&gt;PendidikanKita.Com&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sangat mengkhawatirkan ketika sekolah tidak di utamakan, apa jadinya dunia tanpa pendidikan..kader-kader bangsa akan terhambat karna adanya kesenggangan..disinilah peranan pemerintah harus mulai aktif dan cekatan dalam menyikapi permasalahan ini,..mudah-mudahan kedepannya bisa berubah lebih baik lagi, dan dorongan orang tua dalam hal pendidikann anak lebih di utamakan.</p>
<p>Salam Sukses<br />
<a href="http://pendidikankita.com/?content=article_detail&amp;idb=86" rel="nofollow">PendidikanKita.Com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
